Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta

110
Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta

Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta Berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 11 Tahun 2026 tentang Pemberian Insentif dan Pengenaan Disinsentif dalam Peningkatan Nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dalam menghitung kontibusi baik untuk pemberian insentif ataupun pengenaan disinsentif terdapat komponen Indeks Insentif yang pembagiannya dibedakan menjadi Zona Wilayah I, II dan III.

Pergub tidak memberikan daftar tertulis berdasarkan kecamatan atau kelurahan. Penetapannya dilakukan melalui poligon pada peta, dan batas zona bahkan dapat memotong satu kecamatan. Jadi daftar berikut merupakan pembacaan visual untuk membantu memahami pola kawasannya, bukan pengganti pengecekan bidang tanah pada Jakarta Satu.

Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta
Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta

Berdasarkan

Lampiran III: Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan. Pembagian warnanya adalah:

  • Hijau = Zona Wilayah I
  • Ungu = Zona Wilayah II
  • Cokelat = Zona Wilayah III

 

  1. Zona Wilayah I – Hijau. 
    • Zona I berada pada inti atau pusat perkotaan Jakarta, terutama:
      Wilayah Cakupan yang terlihat pada peta
      Jakarta Pusat Hampir seluruh Jakarta Pusat:

      Gambir, Tanah Abang (sebagian), Menteng, Senen, Johar Baru, Cempaka Putih, Kemayoran, Sawah Besar

      Jakarta Barat Taman Sari, Tambora, dan bagian timur Grogol Petamburan/Palmerah
      Jakarta Selatan Setiabudi, Tebet, serta bagian utara kawasan sekitarnya
      Jakarta Timur Matraman dan sedikit bagian menuju Jatinegara
      Jakarta Utara Bagian selatan-tengah kawasan Jakarta Utara, termasuk sebagian Pademangan dan kawasan yang berbatasan dengan Jakarta Pusat.

       

  2. Zona Wilayah II – Ungu.
    • Zona II merupakan lingkaran atau kawasan antara pusat dan pinggiran Jakarta. Cakupannya secara umum:
    • Wilayah Contoh kawasan yang terlihat
      Jakarta Barat Sebagian Cengkareng, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Palmerah, dan sebagian besar Kembangan
      Jakarta Utara Penjaringan, sebagian Pademangan, Koja, Kelapa Gading, dan bagian barat Cilincing
      Jakarta Selatan Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Pancoran, bagian utara Cilandak dan Pasar Minggu
      Jakarta Timur Jatinegara, Pulo Gadung, Duren Sawit, Kramat Jati, Makasar, serta bagian barat Cakung
      Jakarta Pusat Tidak dominan karena sebagian besar Jakarta Pusat berada di Zona I, Tanah Abang
  3. Zona Wilayah III – Cokelat. Zona III berada pada bagian terluar atau pinggiran wilayah DKI Jakarta, terutama:
    Arah Contoh kawasan yang terlihat
    Barat Kalideres, bagian paling barat Cengkareng dan Kembangan
    Barat daya Bagian barat Pesanggrahan dan bagian selatan Cilandak
    Selatan Jagakarsa serta bagian selatan Pasar Minggu
    Tenggara Pasar Rebo, Ciracas, dan Cipayung
    Timur Bagian timur Cakung
    Timur laut Bagian timur Cilincing
  4. Polanya secara sederhana
    Pusat kota
    Zona I — hijau

    Lingkaran tengah
    Zona II — ungu

    Pinggiran DKI
    Zona III — cokelat

Tetapi pola ini bukan berarti seluruh kecamatan otomatis mempunyai satu zona. Contohnya:

  • Cengkareng terlihat dapat masuk Zona II dan Zona III;
  • Grogol Petamburan dapat masuk Zona I dan Zona II;
  • Cilandak dapat masuk Zona II dan Zona III;
  • Cakung dan Cilincing dapat masuk Zona II dan Zona III;
  • Pasar Minggu juga dapat terpotong antara Zona II dan Zona III.

Karena itu, untuk menentukan indeks suatu objek, yang dicek adalah posisi bidang tanah, bukan hanya nama kecamatan atau alamat administratifnya. Koordinat atau poligon LP perlu di-overlay dengan peta Lampiran III/Jakarta Satu.

Demikian artikel “Peta Zona Tingkat Pertumbuhan dan Pengembangan Kawasan DKI Jakarta”. Semoga bermanfaat!

Salam,

Penilaian.id oleh Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.)
Strategic Property Valuation & Asset Advisory


Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.)
Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.)

Tentang Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.) 

Public Valuer • Property Advisor • International Speaker • Professional Instructor

Ni Luh Asti Widyahari adalah Penilai Publik dan Property Advisor dengan pengalaman dalam penilaian tanah, properti komersial, infrastruktur, aset korporasi, dan aset khusus.

Melalui Penilaian.id, Asti membagikan pengetahuan mengenai penilaian properti, Highest and Best Use, analisis pasar, strategi dan optimalisasi aset, serta berbagai isu yang memengaruhi nilai dan pengambilan keputusan terkait properti.

Building valuation legacy with A.S.T.I.
Authority • Selectivity • Thoughtfulness • Integrity


Membutuhkan Penilaian atau Property Advisory?
Konsultasikan kebutuhan penilaian, Highest and Best Use, studi kelayakan, analisis pasar, atau strategi aset Anda.


Ingin mengetahui kisaran harga properti?
Temukan estimasi harga wajar properti secara mudah melalui CekNilai.id.

CekNilai.id
CekNilai.id – Layanan Express dan Express Plus bukan jasa penilaian. Untuk kebutuhan Laporan Penilaian, pengguna akan dihubungkan dengan KJPP mitra.

 

SHARE
Previous articleSiapa yang Menunjuk KJPP dalam Pemenuhan Kontribusi KLB?
Next articleBesar Indeks Kawasan untuk Insentif dan Disinsentif di DKI Jakarta
Ni Luh Asti Widyahari Public Valuer • Property Advisor • International Speaker • Professional Instructor Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.) adalah Penilai Publik dan Property Advisor dengan pengalaman profesional di bidang penilaian properti sejak tahun 2015. Dengan latar belakang pendidikan Sarjana dan Magister Perencanaan Wilayah dan Kota dari Institut Teknologi Bandung, Asti memandang properti tidak hanya sebagai aset fisik yang perlu ditentukan nilainya, tetapi sebagai bagian dari sistem ruang, pasar, regulasi, investasi, dan strategi bisnis. Fokus pekerjaannya mencakup penilaian tanah, infrastruktur, properti komersial, aset korporasi, dan aset khusus, serta layanan advisory berupa Highest and Best Use, studi kelayakan, analisis pasar, strategi pemanfaatan, dan optimalisasi aset. Saat ini, Asti merupakan Partner dan Kepala Cabang Bandar Lampung pada KJPP Pical Niken Tjahjono dan Rekan. Ia juga mendirikan Penilaian.id sebagai media edukasi dan literasi penilaian serta CekNilai.id sebagai platform informasi dan penghubung layanan properti. Building valuation legacy with A.S.T.I. Authority • Selectivity • Thoughtfulness • Integrity