Kapan Auditor Memerlukan Dukungan Pakar Penilaian Independen? Tiga alasan KAP membutuhkan mitra KJPP:
Pengukuran nilai wajar dan pengujian penurunan nilai dalam laporan keuangan dapat melibatkan pertimbangan teknis yang kompleks. Pada kondisi tertentu, pekerjaan Penilai independen dapat digunakan untuk mendukung estimasi manajemen maupun pemerolehan bukti audit yang memadai.
Pemicu penilaian yang paling sering muncul di meja auditor (nomor PSAK baru, berlaku sejak 1 Januari 2024; IAI):
| PSAK Sekarang | Dulu | Kondisi Ketika Penilaian Dapat Relevan |
|---|---|---|
| PSAK 113 Pengukuran Nilai Wajar | PSAK 68 | Standar pengukuran nilai wajar |
| PSAK 216 Aset Tetap | PSAK 16 | Entitas memakai model revaluasi |
| PSAK 240 Properti Investasi | PSAK 13 | Model nilai wajar, atau pengungkapan nilai wajar pada model biaya |
| PSAK 236 Penurunan Nilai Aset | PSAK 48 | Ada indikasi penurunan nilai; jumlah terpulihkan perlu diuji, pengujian tahunan untuk goodwill dan aset takberwujud tertentu |
| PSAK 103 Kombinasi Bisnis | PSAK 22 | Pengukuran aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi dalam kombinasi bisnis. |
| PSAK 105 Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual | PSAK 58 | Pengukuran aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual pada prinsipnya menggunakan jumlah yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual |
| PSAK 241 Agrikultur | PSAK 69 | Aset biologis, misalnya tanaman perkebunan, tidak semua tanaman perkebunan diperlakukan sama. Tanaman produktif tertentu (bearer plants) termasuk dalam cakupan IAS 16, sedangkan produk agrikultur yang tumbuh pada tanaman tersebut dapat berada dalam cakupan IAS 41. |
Tiga alasan KAP membutuhkan mitra KJPP:
- Larangan independensi. Kode Etik Profesi Akuntan Publik (KEPAP) 2025 dari IAPI, pembatasannya bergantung pada status entitas, jenis jasa, dan ancaman independensi yang timbul. Kode etik internasional IESBA melarang KAP memberikan jasa penilaian kepada klien audit entitas kepentingan publik bila berisiko menimbulkan ancaman telaah-pribadi, tanpa melihat materialitas (IESBA, ringkasan larangan Maret 2024).
- Kewajiban mengevaluasi pakar. Saat memakai pekerjaan pakar, auditor wajib menilai kompetensi, kapabilitas, dan objektivitas pakar tersebut (ISA 620, padanan SA 620). Laporan penilaian yang rapi dan mudah ditelusuri dapat mendukung efisiensi proses evaluasi auditor apabila data, asumsi, dan dokumentasi memadai.
- Sorotan kualitas laporan keuangan makin tinggi. PP 43/2025 tentang Pelaporan Keuangan diundangkan 19 September 2025 dan mewajibkan penyampaian laporan keuangan lewat Platform Bersama Pelaporan Keuangan; entitas wajib audit menyertakan laporan keuangan auditan (IKPI, SmartLegal).
- Emiten dan perusahaan publik sektor pasar modal: paling lambat 2027.
- Pelapor lain: mengikuti tahapan yang ditetapkan Menteri setelah koordinasi dengan otoritas terkait.
Kemitraan ini hanya bertahan kalau KAP tetap independen dan KJPP tetap objektif.
| Jenis Penugasan | Siapa Pemberi Tugas | Peran KAP | Catatan |
|---|---|---|---|
| Penilai untuk manajemen (pakar manajemen) | Entitas yang diaudit | Mengevaluasi informasi dari pekerjaan pakar manajemen sebagai bagian dari bukti audit | Dalam penugasan untuk manajemen, Penilai menyusun pekerjaan sesuai lingkup yang disepakati dengan pemberi tugas. Auditor tetap bertanggung jawab mengevaluasi kecukupan bukti audit, termasuk informasi yang menggunakan pekerjaan pakar manajemen. Apabila auditor menggunakan pakar auditor, sifat, ruang lingkup, dan evaluasi pekerjaannya mengacu pada SA 620. |
| Penilai untuk auditor (pakar auditor) | KAP | Menentukan kebutuhan penggunaan pakar, menetapkan lingkup yang relevan, dan mengevaluasi kecukupan pekerjaannya | KJPP menelaah atau menguji penilaian pihak lain untuk auditor
Yang penting: penggunaan Penilai eksternal tidak mengalihkan tanggung jawab opini audit dari auditor. |
- SA 620: penggunaan pekerjaan pakar auditor.
- SA 500: pemerolehan dan evaluasi bukti audit, termasuk ketika informasi menggunakan pekerjaan pakar manajemen.
- SA 540: audit atas estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait.

Prinsip Kerja Sama Profesional antara KAP dan KJPP
| Yang Dibutuhkan Auditor | Dokumentasi dan Dukungan Teknis yang Dapat Disiapkan Penilai |
|---|---|
| Asumsi dan data yang bisa ditelusuri | Asumsi utama, data pembanding, dan menyediakan informasi input dan asumsi penilaian yang relevan bagi pengungkapan hierarki nilai wajar |
| Angka siap dengan waktu yang cukup untuk auditor | Ilustrasi/bukan komitmen universal
November: Lingkup |
| Jawaban cepat saat ada pertanyaan | Satu kontak teknis per penugasan |
| Pakar yang kompeten dan objektif | Penilai Publik yang menandatangani, pernyataan independensi di setiap Laporan Penilaian. |
Kolaborasi antara auditor, manajemen, dan Penilai memerlukan kejelasan tanggung jawab, kompetensi, objektivitas, serta komunikasi teknis yang memadai. Pemilihan Penilai dan bentuk penugasan perlu mempertimbangkan tujuan pekerjaan, independensi, dan standar profesi masing-masing.
Salam,
Penilaian.id oleh Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.)
Strategic Property Valuation & Asset Advisory

Tentang Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert.)
Public Valuer • Property Advisor • International Speaker • Professional Instructor
Ni Luh Asti Widyahari adalah Penilai Publik dan Property Advisor dengan pengalaman dalam penilaian tanah, properti komersial, infrastruktur, aset korporasi, dan aset khusus.
Melalui Penilaian.id, Asti membagikan pengetahuan mengenai penilaian properti, Highest and Best Use, analisis pasar, strategi dan optimalisasi aset, serta berbagai isu yang memengaruhi nilai dan pengambilan keputusan terkait properti.
Building valuation legacy with A.S.T.I.
Authority • Selectivity • Thoughtfulness • Integrity
Membutuhkan Penilaian atau Property Advisory?
Konsultasikan kebutuhan penilaian untuk pelaporan keuangan, Highest and Best Use, studi kelayakan, analisis pasar, atau strategi aset Anda.










