Ketahui Dua Jenis Pasar dalam Penilaian Properti

15
Ketahui Dua Jenis Pasar dalam Penilaian Properti
Ketahui Dua Jenis Pasar dalam Penilaian Properti

Ketahui Dua Jenis Pasar dalam Penilaian Properti

Dalam penilaian properti, pasar dianalisis dari dua perspektif partisipan yang berbeda, yaitu Pasar Fundamental dan Pasar Aset (Pasar Modal). Sebelum membahas dua perbedaan pasar tersebut, mari kita bahas mengenai partisipan pasar.
Partisipan pasar adalah pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas pasar properti, yang secara spesifik dikategorikan menjadi dua kelompok utama berdasarkan perspektif analisisnya, yaitu:
  1. Pengguna Ruang (Users of Space):
    • Ini adalah partisipan dalam pasar fundamental.
    • Mereka adalah individu atau entitas yang menggunakan ruang fisik yang disediakan oleh properti tersebut.
    • Kelompok ini terdiri dari penyewa atau pemilik-penghuni yang membutuhkan ruang untuk tempat tinggal, kantor, ritel, atau industri.
    • Aktivitas partisipan ini menentukan tingkat hunian dan harga sewa sebuah properti.
  2. Pembeli dan Penjual Aset Properti:
    • Ini adalah partisipan dalam pasar aset atau pasar modal.
    • Mereka berinteraksi dalam pasar investasi modal di mana properti dianggap sebagai aset transaksional.
    • Sisi permintaan dalam kelompok ini diwakili oleh modal investasi (berupa utang dan ekuitas), sedangkan sisi penawaran adalah properti yang tersedia untuk dibeli.
    • Keputusan partisipan di kategori ini menentukan tingkat kapitalisasi (cap rate), pengali, atau tingkat diskonto yang mencerminkan risiko pasar.
Setelah tahu siapa saja partisipan/pelaku pasar yang menyetir kedua jenis pasar, maka berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang dua jenis pasar dalam penilaian properti.
1. Pasar Fundamental (Fundamental Market)
Pasar ini berfokus pada pengguna ruang fisik (users of space), yaitu para penyewa atau pemilik yang menghuni properti tersebut.
  • Fungsi Utama: Menentukan besaran pendapatan yang akan dihasilkan oleh sebuah properti produktif.
  • Indikator: Pasar inilah yang menentukan tingkat hunian (occupancy rate) dan harga sewa (rental rates).
  • Mekanisme: Ketika terjadi kelebihan pasokan (oversupply), tingkat kekosongan akan meningkat dan harga sewa cenderung menurun. Sebaliknya, saat terjadi kekurangan pasokan (undersupply), tingkat kekosongan akan berkurang dan harga sewa akan merangkak naik.
  • Cakupan Studi: Analisis pasar yang umum dilakukan biasanya berfokus pada studi pasar pengguna ruang ini.
2. Pasar Aset atau Pasar Modal (Asset/Capital Market)
Pasar ini berfokus pada pembeli dan penjual properti sebagai aset investasi. Di sini, properti dipandang sebagai instrumen transaksi modal.
  • Fungsi Utama: Menentukan tingkat kapitalisasi (cap rate), pengali (multiplier), atau tingkat diskonto yang harus diterapkan pada pendapatan yang dihasilkan properti tersebut.
  • Indikator: Terdiri dari modal investasi (berupa utang dan ekuitas) yang mewakili permintaan, serta properti yang tersedia untuk dibeli yang mewakili penawaran.
  • Mekanisme: Jika terjadi peningkatan jumlah modal atau investor sementara jumlah properti yang tersedia sedikit, maka tingkat kapitalisasi dan tingkat diskonto akan menurun (yang berarti harga aset meningkat). Sebaliknya, jika jumlah investor berkurang, maka tingkat kapitalisasi dan diskonto akan meningkat.
    • Contoh:
      • Ketika Modal Meningkat & Properti Sedikit:
        • Terjadi persaingan antar investor untuk mendapatkan aset yang jumlahnya terbatas.
        • Karena banyaknya uang yang mengejar sedikit barang, investor bersedia menerima tingkat pengembalian (imbal hasil) yang lebih rendah demi mendapatkan aset tersebut.
        • Tingkat imbal hasil inilah yang dicerminkan oleh tingkat kapitalisasi (cap rate) dan tingkat diskonto.
        • Dampaknya pada Harga: Dalam penilaian properti, terdapat hubungan terbalik antara cap rate dan nilai. Jika investor bersedia menerima cap rate yang lebih rendah, maka mereka bersedia membayar harga yang lebih tinggi untuk aliran pendapatan yang sama dari properti tersebut.
      • Banyak Investor (Permintaan Tinggi):
        • Menandakan kepercayaan pasar yang tinggi atau melimpahnya likuiditas. Hal ini menekan premi risiko ke bawah, sehingga cap rate menurun.
      • Sedikit Investor (Permintaan Rendah): Ketika jumlah investor berkurang, biasanya disebabkan oleh meningkatnya risiko atau ketidakpastian pasar. Dalam kondisi ini, investor yang tersisa akan menuntut imbal hasil yang lebih tinggi sebagai kompensasi atas risiko tersebut. Permintaan imbal hasil yang tinggi ini secara otomatis menaikkan tingkat kapitalisasi dan tingkat diskonto.
Sinergi dalam Penentuan Nilai
Secara ringkas, Pasar Fundamental menentukan “seberapa banyak pendapatan” yang diperoleh, sedangkan Pasar Aset menentukan “faktor risiko atau pengali” untuk pendapatan tersebut. Analisis terhadap kedua segmen ini sangat penting dalam proses penilaian karena karakteristik dan relevansi keduanya akan memengaruhi hasil dalam pendekatan penilaian. 
Baca lebih lanjut untuk memahami artikel ini melalui artikel (rumus dan hubungan kedua pasar):

 

Konsultasikan Penilaian Properti Anda dengan Ni Luh Asti Widyahari, Penilai dan Advisor Properti serta Pendiri Penilaian.id melalui link berikut:

Contact Asti Widyahari (Managed by Teams)

Demikian artikel “Ketahui Dua Jenis Pasar dalam Penilaian Properti” Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Salam,

Penilaian.id oleh Ni Luh Asti Widyahari

Property Valuer & Advisor

Artikel terkait:

CekNilai.id
CekNilai.id – Ketahui estimasi harga wajar properti maupun nilai properti secara mudah hanya di CekNilai.id

CekNilai.id Sekarang!

 


Penilaian.id oleh Asti Widyahari

Property Valuer & Advisor


asti widyahariAbout Asti Widyahari 

Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert)., is an experienced property valuer and advisor based in Jakarta, Indonesia, with extensive expertise in property valuation and property consultancy. She is the founder of Penilaian.id and CekNilai.id. Asti is also an active speaker at international conferences, promoting the property valuation profession and professional development in the sector.

Tentang Asti Widyahari
Ni Luh Asti Widyahari, S.T., M.T., MAPPI (Cert)., adalah Penilai dan Advisor Properti berpengalaman yang berbasis di Jakarta, Indonesia, dengan keahlian dalam penilaian properti dan konsultasi properti. Ia adalah pendiri Penilaian.id dan CekNilai.id. Asti juga aktif sebagai pembicara di konferensi internasional, mempromosikan profesi Penilai dan pengembangan profesional di sektor ini.

Contact Asti Widyahari (Managed by Teams)

 

Sumber: Appraisal Institute